Aku melingkar digaris pemahamanku. Disisi lain, garis yang berlawanan telah menanti. Dan mereka berhasil mengambilnya. Entah aku atau dia. Pasti aku. Kembali menjadi segumpal emosi sangat gampang. Sudahlah yang lalu biarlah lalu. Dan tetap mengolah rakitan awal.
Maaf - R

No comments:
Post a Comment